Minggu, 17 April 2016

Hal yang jarang diketahui tentang dokter

Sekarang banyak masyarakat yang punya anggapan buruk terhadap dokter, paling banyak sih yang beranggapan orientasinya hanya uang, tapi percaya deh gak semua kayak gitu kok, mungkin itu hanya segelintir saja dan akhirnya pandangan publik jadi mengeneralisir.

Ini bukti banget kemaren baru aja kejadian, jadi ada seorang kakek tua umurnya 75 tahun dia dateng sendiri ke poli, karena pasien mengeluh kurang pendengaran pada kedua sisi telinga, akhirnya mengharuskanlah pemeriksaan lanjutan untuk penegakan diagnosis.
Tetapi ternyata pasien bukanlah pasien bpjs,yang berarti akan ada banyak biaya tambahan untuk pemeriksaan. Dan ketika ditanya kakek ini dari cibinong ke jakarta hanya membawa uang secukupnya untuk berobat dan perjalanan, akhirnya dokter yang bersangkutanlah yang memberikan uang pemeriksaan kepada pasien tersebut.
Kejadiannya sih gak cuma ini doang, ada yang patungan beli infus, obat2an, bahkan sampe biaya operasi gratis.


Sebenernya bukan masalah seberapa besar uang yang dikeluarkan, tapi mungkin pesannya cobalah jangan mudah menjudge suatu profesi apalagi zaman sekarang media gencar banget buat ngejelek2in dan yang media incer kan yang jelek2nya aja
Padahal jelas dalam surat al hujurat ayat 6 kalau mendengar suatu berita, teliti lah terlebih dahulu, mungkin berita itu benar ataupun salah, jadi jangan sepenuhnya percaya 

Senin, 11 April 2016

Mata, hal yang sering kurang disyukuri

Lagi stase mata pas jaga poli
Terus ada ibu2 ngobrol sesama yang mau berobat ke dokter, kebetulan satu baru operasi katarak. Terus dia ngomong : "Bu, alhamdulillah sekarang abis dioperasi saya udah bisa baca Al-qur'an lagi, dulu mah gak keliatan" sambil senyum
Mendadak perasaan bercampur antara seneng sama sedih. Senengnya karena denger ibunya bisa sembuh dan keliatan seneng banget, tapi sedih ke diri sendiri, apa kabar nih baca Al-qur'annya ?
Orang lain padahal pengen banget bisa baca Al-qur'an tanpa hambatan :')

Minggu, 10 April 2016

Cinta seorang orang tua dengan anaknya yang memiliki keterbatasan pendengaran


Di suatu poli THT, tampak sebuah keluarga kecil dengan seorang anaknya mungkin usianya sekitar 3 tahun.
Ini adalah hari pertama saya pada stase tersebut. Dari awal saya perhatikan anaknya, mungkin sekilas anaknya sama seperti seorang anak kecil pada umumnya, seorang anak laki-laki yang periang dan penuh keceriaan, tapi ada hal yang aneh tiba - tiba saya sadari, bahwa anak tersebut agak sulit dalam berbicara, mungkin yang keluar hanyalah sebuah kata panggilan "maa" atau hanya sekedar meraung.
Dan akhrnya saya sadar, kalau biasanya anak keterlambatan bicara biasanya pendengarannya pun berkurang, dan benarlah ibu dan bapaknya berkali - kali memanggil tapi dia selalu tetap asik dengan kesibukannya sendiri.
Hingga suatu saat timbulah suatu percakapan
Ibu : Dok, anak saya alhamdulillah sekarang udah bisa bilang maa terus kadang kalau bapaknya pulang ngantor skrng nyamperin kalau denger suara motornya. Ditutup dengan senyuman bahagia tulus seorang ibu
Lalu ibunya melanjutkan, tapi kenapa yah dok sekarang - sekarang dia gak selalu nyamperin bapaknya kalau pas pulang, gak kayak biasanya apa emang sebenernya saya belum sembuh yah dok ?
Saat itu pun perasaan senang saya tb2 mulai bercampur aduk dngn perasaan yg lain
Tiba -tiba bapaknya menimpal
Bapak : Dok, kalau implant koklea (pemasangan alat pd telinga dlm) itu brp yah dok ?
Dokter : kira2 200 smpai 300 jt pak
Bapak : Aduh dok, mahal juga yah. Kira - kira uang sebanyak itu saya dpt drmana yah dok. Pokoknya apa aja dok mau saya lakuin asal anak saya bisa denger dan bisa ngomong normal kayak anak2 yg lain
Dokter : Tenaang pak, skrng kita coba cr yg tidak perlu biaya besar dulu untuk anak bapak, kalau mmng dibutuhkan barulaah dipertimbangkan ...
..........
Singkat cerita saya termenang disitu, Udah bersyukur sm nikmat yg Allah berikan(mendengar, berbicara) ? Keliatan bgt yg namanya orang tua pasti bakalan mengorbankan apapun biar anaknya bisa sembuh :")

Kamis, 05 Maret 2015

Kasih sayang Allah terhadap Wanita Shalihah pencinta kebaikan


Dia adalah seorang wanita shalihah yang bertakwa , mencintai kebaikan dan tak pernah lupa berdzikir kepada Allah . Anda tak akan pernah mendengar kata –kata yang menyakitkan keluar dari mulutnya . Apabila disebut kata –kata neraka , ia bergetar ketakutan dan mohon kepada Allah untuk dijauhkan darinya . Bila disebut kata – kata surga, keinginannya memuncak lalu mengangkat kedua tangannya berdo’a agar Allah menjadikannya salah satu diantara para penghuninya kelak .
Dia adalah orang yang sayang pada orang lain, hingga orang lain pun sayang padanya .

Tiba – tiba saja ! Ia merasa sakit yang teramat sangat di pahanya . Ia pun segera mengobatinya dengan minyak urut dan kain kompres .Namun rasa sakitnya malah bertambah parah .

Setelah mengunjungi beberapa rumah sakit dan berkonsultasi dengan sejulah dokter, akhirnya ia dibawa oleh suaminya ke London untuk berobat di salah satu rumah sakit ternama disana . Setelah melakukan pemeriksaan yang mendalam, para dokter menemukan adanya pembusukan pada darah . Mereka mencari sumbernya, ternyata sumbernya adalah tempat rasa sakit di paha .

Para dokter menyimpulkan , wanita ini menderita tumor di pahanya, tumor inilah yang menjadi sumber rasa sakit dan pembusukan pada saradhnya . Akhirnya, mereka memutuskan untuk mengamputasi kakinya dari paha bagian atas agar penyakitnya tidak menjalar .

Di ruang operasi, wanita ini hanya bisa memasrahkan diri kepada Allah . Lidahnya tak henti – hentinya berdzikir kepada Allah . Ia harus berlindung dan berserah diri kepada Allah . Sejumlah dokter bersiap – siap melakukan amputasi . Amputasi adalah operasi besar, pisau bedah diletakan bersama klem dan tempat yang akan dipotong yang ditentukan dengan teliti . Ketika pemotogan hendak dilakukan dengan menghubungkan arus listrik, klemnya hampir tidak bergerak hingga posau bedahnya patah . Semua yang hadir pun tercengang .

Proses pemotongan kembali diulang dengan meletakan pisau baru . Namun kejadian yang sama terulang kembali . Pisau kembali patah .

Pada kali ketiga, pisau kembali hampir patah . Kejadian ini merupakan yang pertama kali dalam dunia operasi bedah . Hal ini menrbitkan raut keheranan di wajah para dokter . Mereka beristirahat sebentar untuk saling bertukar pendapat tentang apa yang baru saja terjadi .

Para dokter senior kemudian berkumpul di samping ruang operasi . Setelah mengadakan diskusi kilat, mereka memutuskan untuk melakukan operasi pengangkatan tumor pada paha yang mereka keluhkan pemotongannya .
Beta kagetnya mereka !

Belum lagi pisau bedah menyentuh pertengahan isi paha dokter itu pun melihat daging membusuk dengan bentuk menjijikan . Setelah melakukan operasi ringan para dokter mengangkat daging busuk itu lalu mensterilkan bekas tempatnya .

Wanita ini pun berangsur sembuh . Rasa sakit yang selama ini dideritanya hilang untuk selamanya , tak meninggalkan bekas . Dia mendapati kakinya seolah tak pernah sakit .

Dia melihat suaminya berbicara kepada para dokteryang belum lagi hilang rasa heran di wajah mereka . Mereka beristirahat sebentar dan bertanya kepada suaminya, apakah istrinya pernah menjalani operasi paha sebelumnya .
Para dokter itu akhirnya mendengar dari sang suami bahwa wanita ini pernah menjalani operasi pada tempat tersebut . mereka sepakat, yang terjadi tadi adalah pertolongan dari tuhan .

Betapa gembiranya ia, ketika ia merasa bahwa ia tidak akan berjalan dengan satu kaki . Hal yang membuatnya tidak bisa tidur selama ini .
Ia pun bersyukur mengucapkan hamdalah Ia merasa dirinya dengan dengan sang Khaliq dan merasakan kasih sayang Allah kepadanya .

Sumber :  Badwilan, AS . 26 kisah Menggugah Qalbu . 2004 . Jakarta : Pustaka Qalami



Rabu, 04 Maret 2015

Kisah tentang Makna sebuah perbuatan

Malam pengantin adalah impian setiap gadis . Pernikahan adalah tujuan yang berusaha diwujudkan oleh stiap pemuda .Bahkan, sebagian gadis dan pemuda berusaha meraihnya dengan segala cara, dengan berprinsip tujuan menghalalkan segala cara, ak peduli cara ini bertentangan dengan norma – norma islam . Misalnya, mencari kesenangan melalui saling berbagi cerita lewat telepon, mengadakan pertemuan untuk mengungkapkan perasaan, atau lewat internet

Sebagian remaja putri lainnya menganggap, gadis suci yang tidak pernah melihat laki – laki dalam hidupnya selain mahramnya, adalah wanita yang tidak mungkin bisa menikah pada masa ini . Padahal, sebenarnya, terlambat menikah kadan nikmat tersendiri . Misalnya, allah mempertemukannya dengan seorang pria shalih yang membahagiakannya sepanjang hidupnya .

Tokoh kita kali ini adalah seorang gadis muslimah yang suci dan pemalu . Ia memakai cadar, taat beragama dan berbudi mulia . Allah menganugerahkan kepadanya seorang suami muslim dengan kekuasaan dan takdirnya, tanpa harus membuka wajah dan dua tangannya atau memamerkan sebagian anggota tubuhnya, seperti dilakukan kebanyakan wanita saat ini. Mereka berdalih dengan modernisasi zaman berarti dapat berbicara dengan suara nyaring, mengumabr senyum dan tawa dihadapan laki – laki tanpa peduli apa pun .

Kini, tibalah saat perkawinan. Usai sudah resepsi yang berlangung sesuai syariat islam secara sederhana .Sepasang pengantin ini pun masuk ke dalam rumah . Istri menghidangkan makan malam kepada sang suami. Ketika mereka sedang bersama – sama di meja makan, tiba – tiba keduanya mendengar suara ketukan pintu. Sang suami pun terpanjant dan berteriak sampai marah . “ siapa yang datang pada saat – saat seperti ini ?”

Sang istri bergegas membuka pintu. “siapa di luar ?” tanya istri, sambil berdiri di bali pintu .

Sebuah suara terdengardari luar, “pengemis butuh sedikit makanan”
Ia pun butuh kembali menghadap suaminya yang segera bertanya kepadanya, “siapa dia ?”

“Seorang pengemis yang minta sedikit makanan .”

“ooo, ini rupanya yang mengganggu malam pertama kita,” celetuk suaminya dengan nada marah . Ia pun segera keluar menemui pengemis itu dan memukulnya dengan keras, setelah itu mengsirnya dengan kasar. Sang pengemis itu pun keluar dengan membawa rasa lapar dan perih yang memnuhi jiwa , raga, dan kehormatannya .

Si suami kembali pada istrinya dengan perasaan kacau akibat pengemis yang telah memutus kesenangannya tadi . Apa yang terjadi kemudian ? Tiba – tiba saja, ia seperti orang gila yang kerasukan. Dunia yang luas terasa sempit baginya . Ia pun keluar dari rumahnya dan berteriak – teriak sambil meninggalkan istrinya yang ketakutan. Melihat kenyataan suaminya yang telah meninggalkan dirinya di malam pengantin ia yakin semua ini telah ditakdirkan Allah Subhanahu wa ta’ala .

Namun wanita ini tetap bersabar . Ia sabar menjalani kehidupan dalam kesendirian. Setelah 15 belas tahun berlalu, satanglah seorang pria muslim melamarnya . Ia pun menerima dan berlangsunglah pernikahan .

Pada malam pertama, sepasang pengantin baru ini duduk berdua di meja makan untuk santap malam bersama . Tiba – tiba  mereka mendengar sauara ketukan pintu. Sang suami berkata kepada istrinya “Tolong bukakan pintu”.

Si istri pun beranjak membukakan pintu, dan bertanya dari balik pintu, “siapa diluar ?”

Terdengarlah suara dari luar, “ Pengemis yang butuh sedikit maknan”.

Ia pun kembali kepada suaminya yang menanyakan tentang tamu yang mengetuk pintu . 
“pengemis yang meminta sedikit makanan “ jawab sang istri

Suaminya pun mengangkat hidangan dengan kedua tangannya berkata," Dinda, berikan semua makanan ini padanya . Panggilah dia agar ia bisa makan sampai kenyang . Siasanya itulah kita yang makan .“

Sang istri segera menghidangkan makanan kepada pengemis . Setelah itu , ia beranjak menemui suaminya sambil menangis . Suaminya terheran – heran lalu bertanya “ Ada apa ? Kenapa menangis ? Apa yang terjadi ? Apa dia memaki dinda ?”

Wanita itu menjawab “ Tidak “ , sementara air mata mengalir deras sari kedua matanya .

“apa ia menyakiti dinda “

“ Tidak”

“ Lalu , kenapa dinda menangis ?”

“pria yang duduk di pintu dan memakan makanan itu adalah suamiku lima belas tahun yang lalu . Pada malam pertama kami, ada seorang pengemis yang mengetuk pintu . Ia menghajar pengemis itu dan mengusirnya . Setelah itu, ia datang menemuiku dengan muka cemberut . Aku mengira ia adalah jin, atau sedang kerasukan syaithan . Ia keluar dalam keadaan linglung , pergi tak tentu arah . Sejak saat itu aku tak pernah melihatnya lagi sampai hari ini . Sekarang, ia menjadi pengemis “

Tak dinyana, suaminya pun menangis . Sang istri balik terheran bertanya “ Apa yang membuat kanda menangis ?”

“Tahukah dinda, siapa pengemis yang dihajar suamimu itu ?”

“Siapa ? “

“Aku”

Maha suci Allah, sungguh dunia itu berputar , kadang kita ada diatas dan terkadang kita ada di bawah . Dan sungguh kuasa Allah sangat besar, ketika seseorang berperilaku zhalim , maka sungguh Allah mha berkehendak untuk berhendak untuk menghukumnya . Dan ketika seseorang bersabar, maka Allah maha memberikan karunia darimana pun tempat yang ia bisa dapatkannya .



Sumber :  Badwilan, AS . 26 kisah Menggugah Qalbu . 2004 . Jakarta : Pustaka Qalami